Olah Kedelai, Mahasiswa KKN Manfaatkan Susu hingga Ampas

 

Sumber Foto: Dok.Humas Untag Sby

Kelurahan Menur Pumpungan, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya terkenal dengan potensinya yakni olahan kedelai. Hal ini dimanfaatkan oleh Divisi Kewirausahaan Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler dengan mengadakan Pelatihan Penambahan Variasi Produk Kedelai. Pelatihan selama 2 hari berturut-turut yaitu Minggu-Senin, 25-26/11 ini diikuti oleh ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Masyarakat (PKK) setempat. Asrul Ashari-Ketua Kelompok KKN Menur Pumpungan menuturkan, “Di Kelurahan Menur Pumpungan ini ada sebuah Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang memproduksi susu kedelai, tetapi varian rasa susu kedelai yang diproduksi tebilang standar karena tidak ditambah varian rasa.”

Dijelaskan oleh Asrul, susu kedelai ditambahkan varian rasa matcha (teh hijau Jepang) dan cokelat. Tak berhenti disitu, ampas hasil pengolahan susu kedelai diolah oleh Divisi Kewirausahaan Kelompok KKN Menur Pumpungan menjadi nugget dan serundeng. “Setiap UMKM termasuk produsen makanan dan minuman harus mampu mengikuti permintaan pasar di mana customer selalu mencari sesuatu yang baru dan kreatif. Selama ini ampas tersebut hanya diolah menjadi tempe mendoan atau bahkan dibuang. Karena itu kami mengubahnya menjadi nugget dan serundeng sehingga mempunyai nilai ekonomis yang tinggi,” terang Asrul.

Asrul menuturkan ibu-ibu PKK setempat antusias mengikuti pelatihan. Pasalnya olahan inovatif mahasiswa KKN tersebut terlihat cantik dengan warna yang fresh. Apalagi rasa olahan yang enak. “Tentu saja ini ilmu baru bagi kami. Ternyata susu kedelai matcha rasanya modern ya. Saya tidak menyangka serundeng hasil olahan dari ampas kedelai terasa enak sekali. Begitu pun nugget ampas kedelai, rasanya tidak kalah dengan nugget yang biasa dijual di minimarket ataupun supermarket,” ucap Sri Suparti-Ketua RT 02 Kelurahan Menur Pumpungan. (um/aep)

 

www.untag-sby.ac.id

 

Komentar